Gugatan Perbudakan Ikan Paus Di SeaWorld

http://blogtronyok.blogspot.com/
Kelompok pegiat binatang menuntut taman hiburan SeaWorld di Amerika Serikat karena dianggap melanggar hak paus yang digunakan sebagai atraksi.

Gugatan 'perbudakan' yang diajukan di pengadilan San Diego itu mengangkat lima taman hiburan Seaworld di Kalifornia dan Florida, Tilikum, Katina, Corky, Kasatka dan Ulises dengan menggunakan Amandemen ke-13 Konstitusi Amerika.

Konstitusi yang diratifikasi tahun 1865 ini berisi penghapusan perbudakan. "Ikan-ikan paus ini diambil dari laut saat masih bayi," kata Ingrid Newkirk, ketua People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), sebuah lembaga pegiat kesejahteraan hewan.

"Paus-paus ini tidak mendapatkan kebebasan dan hal lain yang alami dan penting untuk mereka. Puas-paus tersebut disimpan di tangki air kecil dan dipaksa melakukan atraksi bodoh," tambahnya.

SeaWorld San Diego mengatakan dalam pernyataannya bahwa upaya PETA untuk memperluas hak konstitusi berdasarkan Amandemen ke-13 Konstitusi Amerika, di luar manusia, tidak berdasar dan merupakan penghinaan.

Taman hiburan itu mengatakan atraksi mamalia laut ini merupakan pendidikan untuk publik tentang binatang laut. David Steinberg, profesor hukum dari Thomas Jefferson School of Law, San Diego mengatakan langkah PETA itu ceroboh.

"Amandemen ke-13 menghapuskan praktek perbudakan manusia," kata Jefferson kepada kantor berita Reuters. "PETA merongrong integritas manusia. Ini keterlaluan," tambahnya. Sebelumnya PETA juga pernah melakukan langkah kontroversial terkait hak perlindungan terhadap binatang
.

Tahun lalu, seorang anggota PETA melempar kue ke arah seorang menteri Kanada sebagai protes atas perburuan singa laut
.

PETA yang berkantor di Virginia meningkat pamornya dalam tahun-tahun terakhir ini dengan moto "Lebih baik telanjang daripada menggunakan baju dari bulu", dengan menarik sejumlah selebriti yang bersedia difoto telanjang.


sumber: bbc
SHARE

About blogtronyok

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar