Jangan Anggap Sepele, Ini Beberapa Penyebab Stroke Yang Harus Diwaspadai


Penyakit stroke mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia. Karena memang penyakit ini cukup banyak diderita oleh sebagian orang. Penyakit stroke sering disebut juga sebagai salah satu silent killer lantaran bisa membunuh secara diam-diam karena kelumpuhan otak. Penyakit ini juga bisa menyebabkan kecacatan bagi penderitanya. Akibatnya penderita tidak bisa melakukan aktivitas dengan baik lantaran keterbatasan menggerakkan beberapa anggota tubuhnya.

Stroke bisa terjadi ketika jaringan otak tidak bisa bekerja dengan baik dan aliran darah maupun oksigen yang masuk ke otak berkurang. Penyakit stroke bisa menyerang siapa saja, bahkan pada mereka yang berusia muda sekalipun. Menurut salah satu situs layanan kesehatan terpercaya, aido.id, ada beberapa penyebab seseorang bisa mengalami stroke, antara lain:

1. Tekanan darah tinggi.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu penyebab seseorang bisa terkena stroke. Anda sebaiknya cukup waspada apabila tekanan darah lebih dari 140/90 karena dikhawatirkan bisa memicu serangan stroke.

2. Kebiasaan merokok.
Resiko seseorang terkena stroke juga bisa terjadi pada mereka yang memiliki kebiasaan merokok. Hal ini lantaran nikotin di dalam rokok mampu meningkatkan tekanan darah. Selain itu, asap rokok bisa menyebabkan lemak dalam arteri leher utama menumpuk, darah lebih kental, dan lebih mudah membeku. Resiko stroke bagi perokok aktif ini juga berlaku bagi mereka yang terkena paparan asap rokok atau perokok pasif. Oleh karena itu, memang perlu diwaspadai.

3. Menderita penyakit jantung.
Penyakit stroke dengan penyakit jantung memang bisa dikatakan memiliki hubungan yang cukup erat. Hal ini lantaran pada seseorang yang mengidap penyakit jantung akan lebih rentan terserang stroke, dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita penyakit ini. Karena memang seperti yang kita ketahui peran vital organ jantung yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh manusia. Sehingga ketika jantung mengalami gangguan akan berpotensi menyebabkan serangan stroke.

4. Genetik.
Resiko seseorang terkena stroke juga akan lebih besar kemungkinannya terjadi jika anggota keluarga ada yang memiliki riwayat stroke. Sehingga Anda sebaiknya waspada jika anggota keluarga ada yang memiliki riwayat demikian. Sebagai pencegahan, penting bagi Anda maupun anggota keluarga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

5. Kelebihan berat badan (obesitas).
Sudah bukan rahasia lagi jika memiliki berat badan berlebih sangat rentan terkena berbagai penyakit berbahaya.

6. Kolesterol tinggi.
Kadar kolesterol yang terlalu tinggi pada tubuh seseorang akan menjadi penyebab terbentuknya lapisan pada dinding-dinding pembuluh darah. Hal ini jika dibiarkan bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah, sehingga sel-sel darah sulit mengalir ke seluruh tubuh. Aliran darah yang terhambat inilah yang akhirnya bisa memicu terjadinya stroke.

7. Menderita diabetes.
Seseorang yang menderita diabetes akan lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi dan menjadi pemicu stroke. Terlebih penyakit diabetes membuat pembuluh darah mengalami kerusakan, sehingga lebih rentan terkena stroke.

Melihat berbagai faktor penyebab stroke tersebut, maka langkah bijak yang bisa dilakukan agar terhindar dari resiko terkena penyakit ini adalah dengan mulai menerapkan gaya hidup sehat sejak dari sekarang. Jika Anda tergolong beresiko terkena penyakit ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk penanganan pada seseorang yang sudah terkena penyakit stroke ada beberapa cara yang bisa ditempuh, seperti mengubah gaya hidup, mengkonsumsi obat-obatan tertentu, melakukan operasi, menyingkirkan infeksi, hingga melakukan terapi stroke. Untuk terapi stroke, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter agar bisa menentukan jenis terapi yang tepat.

You Might Also Like

0 komentar